Tampilkan postingan dengan label lagi tolol. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lagi tolol. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 September 2015

Ipad drum cover

Setelah banyak bisnis yang gue jalani, seperti jualan keripik, jualan kaos, jualan ijazah, joki 3 in 1 sampe jualan keong di depan SD inpres. Gue menyadari satu hal yang ada dalam diri gue... suatu bakat terpendam...

"ya... bakat gue adalah sebagai musisi..."

Hampir semua alat musik gue bisa mainin. Gitar, drum, suling upacara. Tapi gak jago, hanya sekedar bisa.

Sampai akhirnya gue menemukan alat musik yang benar-benar gue mahir memainkannya, yaitu...

Drum sentuh..

Yaitu aplikasi musikal perkusi yang dapat di setting sesuka hati dan berbunyi seperti drum.

Drum XD

belakangan ini gue sering berlatih drum digital ini dirumah, lama kelamaanpun gue makin mahir memainkannya. Sebenarnya gue pilih drum digital ini karena gue masih belum mampu untuk membeli drum asli. Namun, kenapa gak gue manfaatkan saja yang ada? ya kan? seperti kata pepatah "air susu dibalas air force one"

Berikut beberapa lagu yang gue cover dengan ipad drum..



Mah.. Pah.. Hutan kelapa sawit kita yang ribuan hektar itu bakar saja pah, atau tebang untuk dibuat tusuk gigi. Tambang minyak keluarga kita di kuwait, berikan saja kepada keluarga alm Adjie Masaid, mungkin anak keturunannya masih tetap konsisten menganggap minyak seperti air. Untuk kedepannya, aku akan fokus di Drum Ipad.

Rabu, 23 September 2015

sixpack vs buncit

“cowok buncit itu sexy, ngangenin, lucu”

Menurut gue pernyataan di atas masih di ragukan, apakah benar wanita mengidamkan lelaki berperut buncit? Karena kebanyakan dari postingan tersebut yang mengunggahnya adalah kaum lelaki itu sendiri, dan kebanyakan dari mereka adalah berperut buncit. Gue belum pernah liat wanita yang memposting meme seperti itu ke media sosialnya.

Jadi keabsahan dalil tersebut masih diragukan, menurut buqhari al muslim raadiallahu anhu.
Selain fenomena “pria berperut buncit itu sexy”, lebih lanjut sering kita temukan pula postingan
“pria berperut sixpack gay”.

Biasanya komentar-komentar ini gue temukan pas lagi ada acara L-men. Dimana pria berperut kotak-kotak roti sobek BoBo memperebutkan juara satu sebagai pria berbadan indah. Banyak sekali gue liat (pada waktu itu) di twitter seperti cemoohan (kebanyakan) laki-laki berkomentar

“percuma sixpack kalo suka cowo”

“percuma kotak-kotak tapi ngondek”

Menurut gue pernyataan tadi sangat subjektif. Yang gue liat di TV sih mereka gak ngondek, ya tapi gue gatau juga kalo di kagetin ternyata latahnya jorok.

“eh jorok jorok jorok..!” gak lucu kan? Bodo!

“Namun hadist yang memperkuat dalil tersebut juga masih lemah” –ustadz Udin (adit,sopo & jarwo,2015)

Dari kedua fenomena di atas gue membuat sebuah quisioner yang akan dijawab oleh sebagian besar kontak wanita di line gue. Mereka harus menjawab dengan objektif bahwa mereka lebih memilih pria berperut buncit atau sixpack.

tim buncit

tim sixpack
Dari 25 sample yang gue berikan kuisioner. 2 orang tidak menjawab. Dari 23 orang yang memberikan jawaban 12 diantaranya memilih sixpack namun tidak terlalu sixpack dan 11 sisanya memilih buncit namun tidak terlalu buncit.

Dari hasil penelitian yang gue lakukan diperoleh kesimpulan bahwa laki-laki bertubuh proporsional cenderung sixpack lebih banyak disukai wanita. Hal tersebut diasumsikan bahwa mereka yang berperut sixpack lebih memiliki gaya hidup sehat dan peduli kepada kesehatan dirinya.

Untuk laki-laki berperut buncit juga lumayan hampir menyamai angka perolehan cowok sixpack, artinya laki-laki berperut buncit masih lumayan banyak peminatnya.

pertanyaannya, mengapa lelaki berperut buncit seakan menyerang lelaki berperut sixpack? dan selalu mengunggulkan perut mereka yang besar?

Bagaimana menurut anda?

Baiklah kita telisik fenomena kedua
“cowok sixpack gay”

Gue mencoba berpendapat se netral mungkin, mengapa orang yang pergi ke gym dicurigai gay?

karena tempat gym juga salah satu tempat gay mencari mangsa. Namanya gay kan suka sesama jenis dan pastinya di tempat gym itu kebanyakan adalah laki-laki. Mungkin kalo mereka mencari mangsa di dufan atau di indomaret itu mungkin akan menyulitkan mereka sendiri. Tapi dapat dikatakan tidak semua yang pergi ke gym adalah penyuka sesame jenis, toh di taman lawang mereka tidak pergi ke gym. Mungkin juga jika mereka pergi ke gym akan lebih mendekatkan appearance mereka ke Chris John dibanding ke Ashanty, pasar mereka pun akan kabur.

Generalisasi dari semua orang yang pergi ke gym adalah gay inilah yang mebuat stereotip baru, dan orang yang bertubuh atletispun terkena imbasnya dicurigai gay karena mereka juga membentuk badan di tempat gym, walaupun mungkin ada yang membentuk badan bukan di gym, misalnya dirumah, disekolah, tempat kerja, dirumah yang deket sekolah, di rumah yang jadi tempat kerja,  di sekolah yang homeschooling, atau di sekolah tempatnya bekerja.

Masalah ganteng atau jeleknya perut buncit atau sixpack sebenarnya bergantung pada wajah, banyak juga cowo sixpack yang ikut kompetisi local tapi mukanya kaya perkedel jagung. Atau banyak juga cowo yang perutnya buncit tapi mukanya ganteng.

Tapi menurut gue pribadi perut buncit itu gak bagus, beneran deh, coba lo bayangin kalo david beckham perutnya kaya mat solar? Nah! Keram kan otak kanan lu? Atau Jason Statham tapi perutnya kaya farhat abbas? Apa gak malah mirip sutan bathoegana?? Sebenarnya bukan masalah ganteng atau tidak, jika dinilai dari baik atau tidak secara kesehatan sebenarnya pria berperut buncit itu tidak sehat, karena lemak yang menumpuk pada bagian tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit.

Jadi untuk kesimpulannya apakah perut anda buncit, rata ataupun sixpack, kalo muka lu jelek kelar idup lu wakakakakakak.

Minggu, 28 April 2013

Ketololan Waktu Kecil

Jiwa anak-anak menurut gue adalah jiwanya imajinasi, tak terkecuali gue. Kadang imajinasi yang di gabungkan oleh kreatifitas akan menimbulkan sebuah pemikiran dan kegiatan yang sangat….. tolol. Yap kali ini gue mau share tentang ketololan masa kecil gue. Dimana imajinasi merajai kepala gue yang minim rambut pada bagian depan. Ehem, jidat….

1. Menjadi Penjaga Pintu Tol


mungkin pada waktu itu cita-cita gue belum terlalu tinggi, dikarenakan refrensi tentang cita-cita gue belum terlalu banyak, yaitu menjadi penjaga pintu tol. ya walaupun sekarang refrensi cita-cita gue udah banyak, cita-cita gue cuma buka cuci steam. Menurut gue penjaga pintu tol itu asik. Lo duduk, ngambil duit, ngasih struk atau ngasih kartu tol. simple...

Hal ini gue coba interpretasikan dengan gaya gue. Jadi gue ngambil banyak banyak daun seukuran struk tol, gue berdiri tepat di samping polisi tidur komplek gue. Kenapa? Karena mobil-mobil yang lewat akan mengurangi laju kendaraan untuk melewati polisi tidur sehingga gue dapat dengan mudah ngasih karcis, cerdas? Terima kasih….. Dan setiap mobil yang lewat gue akan sedemikian mungkin berusaha memberikan karcis pada mobil itu, bukan pada orangnya. Biasaya gue taro bumper, sela-sela pintu atau ban…. Oke, useless

2. Buku Cetak Bahasa Inggris


Jadi gue punya hubungan emosional dengan buku cetak bahasa inggris gue waktu kelas empat. Jadi di salah satu chapternya ada pelajaran conversation tentang membaca jam. Dan disitu di ilustrasikan oleh dua siswi sd yang salah satunya bernama Putri. Dia berambut bob sepundak, berponi rata dan dikuncir di sebelah kanan. Anak perempuan itu terlihat anggun dan saya suka….. ya, saya suka dengan gambar perempuan di buku cetak……….maafkan saya

3. Undian Playstation Jasjus


Jadi waktu gue sd minuman serbuk yang namanya jasjus itu baru keluar, Agnes Monica bintang iklannya. Promo awal jasjus ini sangat menggiurkan waktu gue masih kecil. Jadi ada hadiah yang diundi yaitu Playstation 2 yang lo bisa dapetin ketika lo ngirim 4 bungkus jasjus rasa apa saja ke alamat yang tertera. Jadi masalahnya berawal dari sini. Waktu itu gue beli 2 bungkus jasjus, sepupu gue 1 bungkus, dan tetangga gue 1 bungkus. Sengketanya adalah ketika playstation itu dating mau ditaro dimana? Gue ngotot minta ditaro kamar gue, karena gue beli dua bungkus, gue ngerasa berhak dong?! Sepupu gue maunya ditaro di lantai dua di kamarnya, dan tetangga gue juga mau hadiah menggiurkan itu diletakkan di rumahnya.

Gue betiga saling ngotot sampai nada bicara semakin tinggi. Namun itu semua dipermasalahkan di waktu yang sangat prematur. Semua itu dipermasalahkan sebelum kita mendapat hadiah undiannya, bahkan sebelum kita mengirimkan keempat bungkus jasjusnya.

4.  Cabut Sekolah


Cabut sekolah yang satu ini bukan cabut yang biasa. Bukan cabutnya anak sma ke warung tongkrongan, bukan cabut anak smp ke UKS pura-pura sakit, bukan juga “SAYA SUDAH CABUT PENGAWAL –PENGAWAL KAMU SUBURR!! BEGINI KAN GAYA KAMU??!!” –Arya Wiguna. tapi ini cabut dengan izin guru...

Gue pertama kali cabut itu kelas 4 SD. Hal ini terilhami ketika gue mengalami sakit perut hebat dan di larikan ke puskesmas terdekat. Ternyata gue dinyatakan dokter mengidap sakit maag. Masalahnya bukan disitu, tapi ketika esok harinya maag itu kambuh, dengan mudah guru gue ngijinin pulang. “bu si Dimas perutnya sakit” ujar seorang murid, “yaudah, suruh pulang” tegas sang guru. Disini gue melihat sebuah peluang. Dan di lain hari ketika gue mulai bosen di sekolah, gue akan mengerahkan seluruh kemampuan acting gue menjadi seorang yang sakit perut, dan seperti yang gue harapkan, “yaudah, suruh pulang”.

5. Mati Lampu


Hal yang satu ini gue gatau, gue yang tolol apa emang nyokap gue yang rese. Jadi waktu gue masih kecil Jakarta masih sering yang namanya mati lampu, walaupun sekarang juga masih, pas pulsa listrik abis. Waktu listrik masih prabayar, hidup matinya kita sangat bergantung pada PLN.

Suatu malam listrik mati ketika gue hendak tidur. Lampu mati, kipas mati. Dan gue yang belum tau apa-apa keheranan kenapa tiba-tiba gelap gulita. Sempet khawatir kalo mata gue yang buta. Setelah sadar ternyata hanya ‘mati lampu’. Dimas yang lugupun bertanya pada ibunya “mah kok mati lampu si mah?” dan ibundapun menjawab “iya ‘PLN’-nya lagi ngambek, nanti dibujuk sama Bu-LN, nanti dinyalain”. Seketika itu pula gue mempercayai sekaligus berimajinasi bahwa Pak LN dan Bu LN adalah sepasang suami istri, suaminya adalah tukang ngambek  yang suka matiin saklar lampu sekomplek.

~~

Tulisan yang gue buat ini memiliki status BO atau bimbingan orang tua. Diharapkan anak-anak yang membaca tulisan ini agar didampingi dan mendapat pengawasan dari orang tuanya.  Supaya dikemudian hari si anak tidak melakukan hal-hal diluar akal sehat seperti di atas.

Senin, 12 November 2012

Masalah Klasik Mahasiswa

Hari ini gue lagi sial banget. gue dengan sisa semangat hari pahlawan dateng pagi-pagi ke kampus untuk menempuh ilmu demi masa depan, gue berangkat ke kampus dengan BRT dan meneruskan sisa perjalanan ke kampus dengan berjalan kaki. Sesampainya di kampus gue bertemu dengan teman sekelas gue dan berkata.....

Jerry : Kuliah Pers ya?

Gue : he eh, kelas mana?

Jerry : kata ibu nya minggu kemaren, minggu ini gak ada kuliah

Gue dalem hati : Ketek babi! kadut sawah! burung jalak! jomblo nganggur! kutil jambrong! hitler mohawk!

untung gue orangnya sabar....

Gue : nanti sore SKI gak?

Jerry : engga, SKI balik lagi kaya jadwal semula, Rabu jam 1

Gue dalem hati: ketek Edi! Babu tengik! kecoa salto! monyet kurap! badak smoothing! macan ngondek!

untung gue orang yang bisa ngontrol emosi....

Gila men, gue udah 3 tahun kuliah, masih aja ngalamin yang begini gini. Gue pikir ada spesialisasi buat para mahasiswa tingkat akhir, misalnya kuliah dengan jadwal yang mengikuti jam bangun tidur mahasiswa tingkat akhir, UTS dan UAS yang ditidakan untuk mahasiswa smester 7 ke atas atau free meals untuk mahasiswa tingkat 3 yang ikut matakuliah ngulang. Ternyata kehidupan kita sama aja kaya maba yang baru masuk. harus ngejar ngejar kelas dan ngejar cita-cita setinggi langit.

Selama hampir genap 7 semester gue kuliah (7 angka ganjil idiot!) banyak banget halangan rintangan yang gue hadapi di dalamnya, bak Tong Sam Chong yang dalam perjalanannya mencari kitab suci ke barat bersama ketiga muridnya sering mengahadapi siluman-siluman. Terutama episode Siluman mimpi adalah episode yang paling menegangkan. Dan inilah masalah-masalah yang pernah dan sering gue hadapi tiap harinya versi on the spot....

1. Gak Ada Dosen

Sejatinya gak ada dosen bukanlah sebuah masalah, melainkan adalah anugrah. Seperti kata pepatah "gak ada yang lebih indah dibanding gak ada dosen" -Dimas(2009). Ya gimana engga, kalo gak ada dosen lo bisa lanjut tidur dirumah dengan selimut kesayangan lo. Banyangin kalo ada dosen?! lo bakal tidur di bangku kuliah yang sempit dan keras. Jadi intinya disini adalah masalah tempat tidur. Akan tetapi gak ada dosen akan menjadi sangat mengganggu ketika lo mengalami pengalaman empiris seperti gue sekarang, yang udah niat banget bangun pagi-pagi, mandi pake air gunung, naik bus ke kampus dan ternyata gak ada dosen. Inilah yang disebut dengan fenomena bangsatos tuhdosenesiempre.


2. Telat

Nah yang satu ini pasti semua mahasiswa universitas manapun di semester berapapun pasti pernah ngerasain yang namanya telat. Dan gatau kenapa ya, beberapa dosen tuh sangat tidak mentolerir atas ketelatan. Padahal mungkin setiap mahasiswa punya alesan atas ketelatannya. misalnya ban motornya bocor, nganter adek sekolah dulu, atau nonton infotainment dulu tentang andika eks-kangen yang terlibat kasus KDRT sama istri barunya. Tetapi dosen pasti akan menjawab dengan kalimat andalannya...

Dosen : Tolong tutup pintunya........ dari luar

Mahasiswa : t t t ta tapi p pak?! sebenarnya saya sudah ada di kampus dari sejam yang lalu tapi di depan parkiran tiba-tiba ada UFO nyedot saya, waktu itu saya pingsan, saya udah coba buat ngelawa.....

Dosen : KELUARRR!!!!

3. Dress Code

Nah ini juga salah satu masalah bagi gue yang notabene nya seorang mahasiswa fashionable versi spotlite. Beberapa dosen emang rese banget sama hal yang satu ini. Kenapa pula kalo kulah harus pake kerah? Kenapa juga gaboleh pake kaos? menurut lo mending mana pake kaos gak pake kerah apa pake kerah gak pake kaos?! jawab!!

Gue pernah punya pengalaman tak terlupakan tentang masalah ini. Waktu itu kira kira masih semester 1. Gue ada kuliah Pengantar Politik jam 8 dosennya Pak Maulana. Gue dateng agak telat pake kaos agak junk dan jeans robek. Dan lo tau apa? gue di suruh keluar sodara-sodara. Pas abis keluar dia ngomong "udah dateng telat, pake kaos, gak ngucapin salam". Keesokan harinya gue masuk kuliah dia pake batik, celana bahan, pantofel, peci, dan sebelum masuk gue mengucap salam, istighfar, shalawat nabi dan surat al- fatihah......

4. Tugas Kelompok

Gue bete banget nih kalo udah masalah yang ini. Terutama kalo gue lagi masuk kelas ngulang atau mata kuliah pilihan yang gue ambil bareng adek tingkat. Begitu dosen bilang "Bikin kelompok maksimal 5 orang, anggotanya terserah", seketika itu pula gue berubah menjadi Harun di Laskar Pelangi, berasa beda sendiri, berasa gak punya temen, kagak ada yang masukin nama gue ke kelompoknya sebelom gue mengiba dan memohon. Kadut banget emang, pasti pikiran mereka ini "halah ngapain masukin nama kakak itu, dia aja ngulang, pasti males, pasti gak ikut kerja". Woy! gue ngulang kuliah ini untuk mendalami materinyaaa!!!!

5. Mahasiswi

Yang satu ini gue bingung menempatkan sebagai masalah atau anugrah. Gue yang berkuliah di jurusan komunikasi yang terkenal dengan wanita-wanitanya yang hedon dan memiliki aliran dandan garis keras. Setiap hari pasti gue dihadapkan dengan "belahan", lo ngerti kan maksud gue? men, kadang ini menjadi tidak sehat ketika lo menatapnya secara berlebih, otak lo bisa termanipulasi akan hal itu. misalnya...

Dosen : komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator ke komunikan melalui sebuah media

Ketika mata lo lagi jelalatan, penjelasan dosen yang sampai ke otak kita adalah...

Otak kita :  komunikasi adalah proses penyampaian "pesan" dari kiri ke kanan melalui sebuah belahan

Jadi intinya segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, pesan saya konsumsilah secara wajar

6. Bau ketek

kadang masalah gak dateng dari diri kita sendiri, bisa juga masalah datang dari orang-orang sekitar. Misalnya kaya gak mau ngasih contekan, gak mau ngasih kesempatan buat balikan atau gak toleransi sama udara bersih sekitar. Lo pasti bingung maksudnya apa sama "gak toleransi sama udara bersih sekitar"? Maksud gue  adalah orang-orang yang memiliki radiasi ketek yang mengandung amoniak, metana, soda api berlebihan dan masuk pada zona merah polusi udara berbahaya. Ini obviously mengganggu kesehatan pernapasan kita dan sangat mengganggu cara kerja otak, dimana ketika kita menghirup baunya, syaraf-syaraf otak kita mulai terganggu, biasanya digejalai oleh keluarnya busa dari mulut dan kelumpuhan sementara.

Gimana gak ganggu nyeeet! ketika lo lagi dalam kekhusukan level tong fang ngerjain UTS dan tiba-tiba.....

seeeengg~!!! seeeeenggg~!!!

Bau ketek nyolot masuk idung lo tanpa permisi dan  langsung menggerogoti otak lo. Apa gak langsung lo pengen buru-buru wisuda biar bisa cepet-cepet keluar dari Universitas ini?! Mungkin mereka harus mulai terbuka pikirannya akan hal-hal baru, seperti Rexona misalnya.

7. Skripsi

Ini adalah hal yang menjadi hantu bagi para mahsiswa tingkat akhir. Skripsi adalah sebuah tumpukan kertas berisi tulisan copy-paste dan dibalut oleh hard cover berwarna sesuai dengan fakultas (fakultas gue orange) dan menjadi salah satu syarat wisuda. Lo tau kan wisuda itu apa? Wisuda adalah salah satu seremoni ajaib menggeser tali di topi toga dari kiri ke kanan oleh rektor yang menjadikan nama anda bertambah panjang. Masalahnya untuk mendapat geseran tali dari sang rektor itu harus nyelesain ratusan lembar skripsi dulu. Menurut gue ini sangat menyusahkan mahasiswa tingkat akhir, kita harus bulak balik bimbingan, bulak balik refisi, belom lagi kalo dosennya males ke kampus, harus menerima serangan-serangan tangguh dosen waktu seminar, dan turun ke lapangan sendiri buat penelitian. Kenapa si gak coba di permudah wisuda itu? misalnya tiap musim wisuda rektor akan datang ke tiap kelas di tiap fakultas dan bertanya

Rektor : Siapa yang mau wisuda?!

Beberapa mahasiswa : Saya! *tunjuk tangan*

Dan akhirnya rektor membawa mahasiswa yang tunjuk tangan ke gedung serba guna dan langsung mewisuda mereka.

***

Itulah tadi 7 masalah yang sering dihadapi mahasiswa Versi On The Spot. Tak terasa sudah 1 jam kami menemani anda, sampai jumpa di Fun Cooking minggu depan di jam dan stasiun yang sama hanya di TRANS7..

Sabtu Minggu stengah satu~
Sabtu Minggu stengah satu~

Minggu, 16 September 2012

Satryan Aswaliri Putra Widya

Wah ternyata sudah lama juga gue gak posting. Terakhir mungkin waktu Aurel putus sama pacarnya, dan sekarang saya mulai posting lagi ketika Aurel sudah lama move on. Jadi Aurel itu salah satu wanita yang ....

Oke, fokus dim...

Sebenernya lumayan banyak juga si yang nanyain "blog lo udah ada tulisan baru belom?". Yah, paling gue cuma bisa jawab "kasih makan dulu tuh ikan-ikan gue sampe gede". Dari pada gue jawab "iya nih, belom ada ide". Pasti mereka jawab "posting tentang gue aja" haaaah basi lu. Lagian ngapain juga mejeng di blog gue? ngarep terkenal? GUE JUGA PENGEN TERKENAL MAKANYA GUE BUAT BLOG!!!

Tapi setelah sekian lama gue punya blog, hasilnya tetep ..... ah sudahlah

Yap, kalian penasaran gak si sama judul diatas?

engga?

yaelah dukung gue dikit kek

*ngeluarin duit ceban*

Nah gitu dong, penasaran kan? Siapa sih nama diatas? nama pacar baru gue kah? nama adik tingkat gue kah? atau nama dokter malpraktek yang bikin bibir atas chef juna lumpuh?

Problem Brah?

Sebenernya ini adalah nama ponakan gue, ya.... ponakan pertama gue. Namanya:

Satryan Aswaliri Putra Widya

Adalah putra pertama dari pasangan Willy Aswantoso Widya dan Septiani Putri Permata Sari, yang dimana Putri atau yang sering gue panggil De Enti ini adalah sepupu gue, anak dari adeknya bokap gue. Ryan lahir di jogja pada tanggal .........

 Kampret! gue lupa nanya sama emaknya -__-

*BBM De Enti*

Ohh ternyata tanggal 8 Agustus 2012

itu bodong, bukan kemaluannya double atas bawah

Jadi malem ini kenapa gue nulis postingan ini karena melihat beberapa kejanggalan pada fotonya Ryan di dp emaknya. Kok kaya gue pernah kenal, kayanya mukanya gak asing. dan setelah melalui pemikiran panjang dan penelitian berkesinambungan akhirnya gue tau bahwa Ryan itu......

MIRIP GUE WAKTU BAYI!!!!

Degetassss!!!! Degetaaaassss!!! Jegejeeettt!!

Pertama gue liat-liat terus dp foto Ryan itu, gue liat pipinya, jidatnya, ini bener-bener mirip gue waktu gue bayi. Gue langsung bbm De Enti, dan dia ngingetin sama salah satu foto gue di box bayi (tentunya waktu gue bayi) sama adeknya. Dan pas gue inget-inget itu beneran mirip. Tapi sayangnya foto itu di Jakarta, dan posisi gue sekarang lagi di Lampung. Tapi gue sempet dapet foto bayi gue disini

gue sama oma
Ryan















MIRIP GAK SIH BRO????!!!!


Liat pipinya, jidatnya. Ya emang si pipi gue gak sebrutal Ryan. Tapi air mukanya tuh mirip gitu. Gak berenti di situ aja. Gue melanjutkan studi kasus gue ke foto-foto yang lain. Dan dapat kita lihat terdapat kemiripan pada foto-foto berikut:










*foto-foto diatas bukan rekayasa

Dapat kita lihat dari beberapa sampel foto yang diambil, ini mengidikasikan bahwa Ryan benar-benar mirip gue. Kalo yang diatas tadi mungkin hanya secara fisik, bagaimana dengan secara sifat? itu berarti mamanya harus siap-siap ngeliat dia loncat dari bangku bangku pada usia 5 tahun karena kebanyakan nonton jackie chan, atau siap-siap menghafal perabot dapur jika dia mulai mengambil seperti sendok, centong sayur, piring bahkan teflon ke kamar mandi untuk eksplorasinya di kamar mandi. Dan yang terakhir yang harus di waspadai. Jangan sampai dia men-smoothing rambutnya ketika masuk kuliah.

Anyway, gue seneng banget sekarang untuk pertama kalinya gue dipanggil Paman, yang itu artinya Ryan itu ponakan pertama gue. Come to Paman Dimas my nephew......



Jumat, 23 Desember 2011

Kebiasaan Aneh Gue Kecil Waktu Mandi

Men waktu lo kecil pernah gak si yang namanya mandi tuh lamaaaaaaa banget? hah? gak pernah? ah serius lo, terus apa yang terjadi sama masa kecil gue *nangis

Aaaaah pasti pernah lah ya. Menurut gue kamar mandi merupakan zona explorasi inspirasi dan imajinasi. Jadi waktu kecil sampe sekarang gue tuh orangnya susah disuruh mandi, tapi sekalinya mandi lama, sampe sejam ada kali. Dan ada-ada aja yang gue lakuin di dalem kamar mandi. Nih gue kasih liat dulu kali ya foto kecil gue, biar kalian makin jelas berfantasinya

lucu kan?


Di postingan ini gue mau berbagi kisah sama kalian tentang kebiasaan aneh yang gue lakukan pas lagi mandi beserta pengalaman pengalamannya. okay here we go!

1. Bengong

Ini kegiatan sering banget gue lakuin di dalem kamar mandi waktu kecil. gak jelas aja kenapa. lagi berak, diem, hening, terus bengong. mungkin terlalu konsentrasi kali ya. kalo gak, pas mau sekolah, mau sabunan dingin, terus gue jongkok, natap sabun, terus bengong. Tau-tau nyokap gebrak pintu kamar mandi. "Dimaaaaaaaaaaas! cepetaaaaaaan!" alhasil gue langsung bilas (gak sabunan, gak gosok gigi, gak ngapa-ngapain)

mikirin APBN

2. Berendam di Bak Mandi

Gue agak prihatin sama kelakuan gue yang satu ini. Mungkin karena gak kesampean punya bathtub kali ya. jadi sering banget gue nyemplung ke bak mandi. Rasanya enak banget. berenang-berenang dikit, ngelelepin pala. Seru abis. Dan biasanya suka ketauan nyokap, soalnya airnya jadi agak butek dan nyokap marah (yah namanya anak kecil mam). pernah juga suatu hari lagi berendem di bak mandi pas mau keluar dan nginjek dasarnya, baknya pecah (bak mandi gue dari fiber). Air semuanya bocor dan surut. Gue panik tak terhingga. Gue beralasan sama nyokap nyiduk air kekencengan sampe jebol. Ya gak masuk akal emang. Dalam situasi seperti apa gue nyiduk air sampe dasar bak dan sampe baknya pecah. Atau situasi lain gue nyiduk air di permukaan bak, tapi karena begitu kuatnya tekanan cidukan gue sampe bikin dasar bak pecah. Orang tua gue tau kalo gue ini bukanlah Son Goku. Jadi mereka gak percaya dan marah. Oma gue juga marah pada waktu itu. Abis gue diomelin seisi rumah. Gue diem di kamar seharian takut keluar...

ilustrasi diperankan oleh model


3. Meniru Film

Ini cukup absurd bagi gue. Dimana orang-orang lagi mandi itu nyanyi-nyanyi kenceng tapi gue engga. Kalo gue lebih ke niruin gerakan-gerakan artis. Tapi biasanya lebih ke pemain film. Soalnya kalo gue nyanyi keras, nyokap pasti teriak suruh buruan, sedangkan gue butuh waktu lebih untuk explorasi seperti ini. Jadi misalnya gue abis nonton the Lion King nih (bukan nama penyakit), gue akan berlagak seperti Mufasa, gue nyelametin Simba dari ribuan antelop yang mengamuk, berlagak di jatohin dari tebing oleh Scar. Atau gue jadi Simba yang lagi berantem sama pamannya si Scar. Dan yang paling maksimal adalah ketika gue ngaum-ngaum sendiri (tapi bisik-bisik biar gak diomelin)


gue sebelah kiri (ngaumnya bisik-bisik)

4. Meniru Iklan

Tadi niruin aktor film sekarang gue niruin iklan. Jadi waktu pas kecil itu gue sering nonton yang namanya DRTV, Inovation store dll deh. yang barang dagangannya aneh-aneh biasanya, ada strikaan keluar uap, ada sisir elektronik buat lurusin rambut, ada sarung bantal elektonik, pokoknya gitu-gitu deh. Kan kalo di iklan itu biasanya selalu ada peragaannya. Dan inilah yang gue coba tirukan di kamar mandi. jadi gue mencoba memperkenalkan suatu barang dan memperagakannya. Waktu itu gue cukup kreatif ya, jadi dulu di kamar mandi itu gue pernah menciptakan suatu produk. yaitu alat pembasah kepala otomatis (useless). gue namakan Wa'ilam de vodka. betapa kreatifnya gue yang mencoba menggabungkan bahasa arab dengan sebuah nama minuman keras (tetep useless). jadi alatnya itu adalah gayung yang gue isi penuh air dan gue taro terbalik jadi topi di kepala gue. (waktu itu pala gue pas sama gayung, ga ada udara masuk jadi air gak tumpah) dan cara menggunakannya cukup angkat gayung sedikit maka kepala anda akan basah secara otomatis (sangat-sangat useless). inovasi-inovasi gue juga masih banyak. seperti washlap pintar, gayung masa depan, sponge otomatis, dll.

washlap pintar!


5. Jadi Ilmuwan

Waktu itu wawasan gue cukup luas ya,  gue suka nonton film yang kandungan edukasinya sangat tinggi. Mr Bean contohnya. Jadi gue beranggapan bahwa ilmuan itu ada lah tentang bagaimana anda mencampurkan larutan-larutan. Yap! gue menirukannya di kamar mandi. Tentu saja medianya adalah sabun, sampo dan odol. jadi pertama-tama gue siapkan air di gayung, lalu gue masukan sabun batangan. gue aduk-aduk sampe airnya butek, gue campur sampo, aduk aduk lagi sampe makin butek. diamkan sebentar. sambil menunggu larutkan odol di tempat terpisah. setelah larut campurkan dengan larutan sebelumnya. aduk-aduk selama 3 menit. setelah tercampur rata diamkan 5 menit. Lalu buang... (lanjutin mandi)

nuang sirop aja dibilang pinter



6. Jadi koki


Waktu kecil emang cita-cita gue itu banyak banget. Mau jadi jackie chan lah, mau jadi bintang iklan DRTV lah, ilmuwan sampe jadi koki. Yap itu semua berkat televisi. Terimakasih televisi yang menjadikanku sangat imajinatif. oke kali ini agak berlebihan dari sebelum-sebelumnya. Jadi untuk memperagakan "masakan-masakan" gue kadang gue gak cukup cuma pake gayung, washlap, sabun dl. Tapi gue butuh perangkat yang lebih menunjang. Jadi waktu itu pas mandi gue sering bawa perabot-perabot dapur. Seperti garpu, sendok, centong sayur, piring sampai teflon (bukan telfon). Sungguh betapa kreatif, imajinatif dan exploratifnya gue dalam mewujudkan cita-cita. Sempet suatu hari gue bawa Teflon ke dalem kamar mandi. Setelah peragaan "masak" gue udah selesai, gue gak bisa keluar kamar mandi. Kenapa? Karena nyokap gue disebelah kamar mandi lagi nyuci dan tempat naro teflonnya harus melewati nyokap gue. Karena nyokap gue udah nyuruh cepetan. Akhirnya gue keluar dengan membawa teflon dan beralasan "mah ini Dimas nemu teflon di kamar mandi di balik pintu, gatau bekas siapa". Nyokap gue gak percaya dan gue kena marah

bitch please... i get it

7. Bikin Hujan buatan  

Oke-oke mungkin kalian takjub banget betapa kreatifnya gue pada waktu itu. Kalian juga pasti bertanya-tanya kan gimana gue bisa bikin hujan di kamar mandi. tenang, gue ini bukan dukun ataupun tukang panggil hujan. Baiklah disini saya akan membongkar rahasianya (pake topeng biar kaya acara Magic's biggest secret finally revealed). Jadi pertama ambil air di gayung. Boleh penuh, boleh setengahnya aja, lalu lo ciprat-cipratin ke atap. Makin banyak cipratin ke atap makin deres ujan yang ditimbulkan. Cerdas bukan?! and that's the secret. Oiya gue hampir lupa, pas "ujan" turun gue sempet nungguin tetesan itu sambil mangap. Begitu netes ke mulut gue, terus gue minum. Tau deh motifnya apa..... "Dimaaaaassss!!! buruan!!!" jerit nyokap, "iya mah" lanjut mandi.

bukan tangan dan di kamar mandi gue


Yap pemirsa, itulah tadi tujuh kebiasaan kreatif Dimas waktu kecil saat mandi versi On The Spot. kebiasaan saat kanak-kanak akan mencerminkan jati diri si anak saat dewasanya (dan gue? gatau kreatif atau idiot). Demikianlah perjumpaan On The Spot kali ini. sampai ketemu besok di jam yang sama. hanya di trans7

     acara selanjutnya               
 opera van java  



Minggu, 11 Desember 2011

Relationship Stereotypes

Suatu hari yang cerah di sebuah mall. Terlihat seorang pasangan (dalam situasi seperti apa pasangan cuma seorang?!). pasangan itu berjalan sambil melihat-lihat baju baju di toko. Setelah saya amati lebih detail, saya menemukan kejanggalan! Tampak pasangan wanitanya tinggi, langsing, putih, cantik seperti Dimas Beck Pevita Pearce. Sedangkan laki lakinya, hitam, pendek, jelek, bantet, dongo, anjing! babi! tai!. . . .dim sabar dim sabar. Pokoknya itu cowonya lebih mirip pemeran utamanya Planet of the Apes lah. ini tuh gak match banget nyet. ibarat mobil, kalo cewenya adalah Ferari, dan cowonya adalah Grand max pick up kreditan 5 tahun yang keserempet angkot. Jadi kira-kira seperti ini penglihatan gue waktu itu:

tapi kalo diliat-liat malah kaya sama andika kangen ya. wtf

Tapi kalian pernah gak si ngeliat fenomena seperti ini? Cowonya jelek tapi cewenya model. Atau malah sebaliknya. Cewenya jelek, cowonya ganteng. Kalo yang positive thingkin' pasti bilangnya Tuhan itu adil. Tapi kalo bagi gue, ini tuh pasti ada apa-apanya. Dan sejenak gue mulai berpikir, perprasangka lebih tepatnya. Apa mungkin cewenya di pelet? apa mungkin bapak si cewe punya utang sama si cowo (siti nurbaya gila~), apa cowonya punya suatu penyakit yang bikin cewenya iba (terlalu dealova), atau mungkin s cowo kaya? kaya? YA! sepertinya gue menemukan jawabannya. Sepertinya kekayaan cowonya lah yang menarik perhatian si lawan jenis. Begitu pula sebaliknya. Yah soal muka mah bisa aja ditutupin. Misalnya pasang kaca film gelap. 

Saat gue sedang melihat-lihat salah satu situs. Ternyata ada yang membenarkan prasangka gue. Ia memiliki rumus tersendiri untuk hal ini. Bahkan ia menyajikannya secara lengkap


Teryata itulah stereotip yang ada di masyarakat tentang suatu hubungan jika dilihat dari paras wajah. Bagi gue ya sangat gak adil. Gue yang notabennya cowo ganteng seantero bima sakti merasa dirugikan dong. masa dalam teori diatas cowo ganteng kalo ga dapet cewe jelek, temenan sama cowo jelek, atau homo. males banget nyeeeeet. Atau engga sekalinya gue dapet cewe cantik gak bakal bertahan lama. Ini dimana letak keadilannyaaaaaaa!!!! Kak Seto tolong saya *bersimpuh*. Apakah Kak Seto akan membiarkan ini terjadi?! Cinta hanya bisa dilihat dari rupiah, gak ada lagi cinta apa adanya. Jawab kak!! Nikahkan saya dengan Pevita pearce kak!!


Senin, 05 Desember 2011

Smoothing

Semua manusia pasti pernah mengalami masa kelam, dimana dia tersesat dan belum menemukan titik kebenaran. Simplenya sih manusia pernah mengalami masa alay. Seperti kata @radityadika. Alay merupakan fase pertumbuhan masyarakat Indonesia, yaitu lahir-bayi-balita-remaja-ALAY-dewasa. jadi bisa dikatakan bahwa alay adalah proses menuju kedewasaan. halah banyak cingcong amat!

masa-masa kelam gue yaitu pas gue di smoothing

S e se m u mu t i ti ng

SMUTING!!

SMOOTHING!!! (dengan muka keras dan sambil ngibas-ngibasin rok)

Gue sempet ansos selama beberapa minggu, gue sempet jadi bahan tertawaan bagi orang yang lewat, gue sempet kehilangan arah banget pas kekampus.

Jadi ceritanya waktu itu gue lagi jalan sama @bububungew dan @chyntiaferuca. karena waktu itu si bunga ulang tahun. kita lagi makan di KFC (demi tuhan gak burger deluxe). Lo musti tau duo ribet ini.Bunga dan Cyntia. Gue kenal deket mereka mulai dari smester 2, ribet dalam tugas, sks, penampilan dll. 

kiri: cyntia, kanan: bunga

Nah,waktu itu kita lagi ngobrolin rambut gue nih. mungkin mereka udah pada jijik juga kali ngeliatnya. Waktu itu rambut gue seleher dan di bando

mirip nyokap gue

Seperti yang kita tahu mereka adalah maha ribet. Jadi waktu itu rambut gue di komen abis. "Pendekin aja", "di lurusin aja","di hairspa aja" (dibakar aja!). hadeeeeh pusing. jadi waktu itu gue mau di culik ke salon langganan mereka. Lo harus tau, waktu itu bunga sampe mohon-mohon demi ulang tahun dia. Oke waktu itu perjanjiannya gue mau cukur pendek biar rapih. Akhirnya dengan segala tipu dayanya gue mau ikut ke salon mereka.

JENG! JENG! DEGETAS DEGETAS!!
Kita sampe di salon En*tong

Dan lo tau apa?! *kamera zoom in*

LO TAU APA?! *kamera zoom out*

LO TAU APA?! HAH!! *kamera zoom in, kamera zoom out, kamera zoom in, kameranya dijual*

ternyata itu salon bencong dan gue takut bencong. selesai....

Mati banget nyet, itu bencong serem abis. Mukanya ugal-ugalan banget. Mencong sana mencong sini. serrrreeeeeeemmm.....

Akhirnya setelah menguatkan mental, gue memberanikan masuk, dan gue pasang muka se tenang mungkin (padahal udah berak di celana). Gue pikir sesuai perjanjian kan. potong pendek. dan taunya

CEEEESSSSSSSSSS *suara catokan ngejepit rambut gue*
Gue panik tingkat ebtanas

tapi ya  mereka berdua ngiming-iminginnya abis smoothing potong pendek. Selesai

Tampan


Akhirnya gue jalanin deh tuh segala ritualnya mulai dari cuci, catok, diobatin, cuci, jemur jemur, cuci cuci, (joget dahsyat).

Udah jadi nih rambut gue,sepundak gitu waktu itu,dan fashion failnya adalah

BELAH TENGAH

jadi perubahannya kira-kira seperti ini:

iya, gue juga gak ngerti jalan pikiran gue apa bisa foto gaya begini
menjadi seperti ini:
iya sama, gue juga geli

Lah, pikir aja coba, rambut lo sepundak, dan itu belah tengah. Masih untung lo dibilang charlie ST12. kalo dibilang kaya monyet lepek? Apa gue gak langsung pengen sliding tackle tuh bencong?

Dan penderitaan gue bakal nambah lagi, kenapa? Saat gue nyantai karna gue pikir gue akan di potong pendek dan at least rambut gue normal dan bisa diterima di masyarakat. Ternyata gue harus dihadapkan lagi dengan suatu permasalahan. Gue inget banget apa yang Entong bencong bonyok itu bilang

“gabisa langsung dipotong,harus tunggu 4 hari dulu”

DEGETAS DUGUDUGUDUGUDUG DEGETAS DEGETAS!!!! 

“yaterus gimana dong?” tanya gue fanatik (apasi?!)

“yaudah pamerin aja dulu rambut barunya”. Kata entong enteng

Lah bangsat!! Apa yang mau dipamerin nyet?! Rambut lepek belah tengah sepundak harus gue pamerin?! Yakali, ini tololnya maksimal kali ni rambut. (Mau dipukulin drum metalnya lagi gak? engga? yaudah.)

 Iya lah gue mencak-mencak dalem hati. Kaga ada bangga-bangganya gue rambut gue begini, epic fail banget anjir.

Empat hari gue lalui dengan yang namanya bad hair day. atau mungkin very fucking worst hair day. Waktu itu hari Kamis, jadi gue potong rambut hari Senin. Dan senin ada kuliah. yap gue jadi bahan tertawaan se antero kampus. Sampe si @ferdimanamana kenal gue lebih dulu gara-gara rambut terkutuk gue. Nah abis mata kuliah pagi itu. Gue langsung diboyong sama duo kampret ini ke salon untuk cuci dan potong pendek. waktu itu gue minta potongnya gini:

harapan
eh jadinya malah gini:
kenyataan

Detik itupun gue tersadar bahwa kenyataan itu memang pahit. Gue ke kampus lagi karena ada kuliah sore. Dan gue jadi bahan tertawaan. Cuman Poppy temen gue bilang gue ganteng (gapapa pop, kalo mau ketawa ketawa aja. gue ikhlas *bersimpuh*). Sampe rumah gue galau setengah idup. gue peluk guling, guling gulingan di kasur. semakin sering gue ngaca semakin gue putus asa. Gue kepikiran buat di spyke aja. Dan gue cukur rambut dan beli gatsby wax. Tapi hasilnya gamau diri gara-gara rambut gue terlalu halus

dan ini adalah evolusi rambut gue sampe sekarang:

expresi gue paling tegar


yah lumayan normal lah

dan lama kelamaan rambut gue makin pulih

gue bukan yang kiri

 ini foto sebelum akhirnya gue memutuskan untuk potong rambut

mulai menemukan tintik kegantengan

senyum awal kebangkitan

Dan akhirnya gue sembuh. sampe sekarang rambut gue pendek, keriting, normal. Dari setiap kejadian pasti ada hikmahnya. yah, paling enggak gue udah nyobain yang namanya smoothing. Gue juga gak nyalain kalian kok, gue sayang kalian Bunga dan Cyntia (hanya pernyataan defensive). Setiap orang pasti punya masa-masa kelam. dan inilah masa kelam gue, dimana menjadi titik balik dari seorang Dimas Adi Jayasakti menuju kedewasaan (sotoy abis).




Minggu, 04 Desember 2011

Hinakah KFC Burger Deluxe?

siapa yang gak tau KFC? kalo emang ada yang gak tau. cuma ada dua kemungkinan. Dia adalah tarzan, atau dia datang dari masa lalu. Ya iya lah siapa juga yang gak tau restoran junkfood terkenal sejagat ini.

KFC adalah singkatan dari Kentucky Fried Chicken. adalah ayam goreng yang dimasak oleh pak kolonel. terus terkenal. KFC itu didirikan pada . . . . . . . . . .oke kita skip bagian ini.

di KFC ini lo tau kan ada yang namanya paket goceng? adalah paket yang sangat pas dengan saya orang-orang yang jajannya pas-pasan. yah namanya gue juga ngerantau dari sebrang pulau, jajan gue dikit apalagi.. . . . .fokus dim fokus!. oke balik lagi, ada sekitar beberapa makanan dan minuman di paket ini dan harganya goceng belum termasuk PPN.

paket goceng
dan dari sekian banyak item disitu. gue punya keterkaitan emosional dengan salah satu item yang bernama Burger deluxe. gue pernah dipermalukan oleh produk ini.


 gak seenak gambarnya


Burger deluxe adalah dua buah roti yang mengapit daun selada, daging ayam dan mayonaise. Dimanakah letak hina nya? Burger ini harganya goceng. Terdengar biasa saja? Mari kita lihat contoh kasus yang pernah saya alami.

            Waktu itu gue ke kasir KFC dengan senang hati, berlari-lari kecil, memegang bunga dan menghampiri mbak kasir.

            “lalalalala~” sambil berlari kecil menuju kasir

            “ada yang bisa saya bantu, mau pesan apa?” kata kasir ramah

            “mau burger deluxe” kata gue dengan wajah cerah.

            Disinilah letak hinanya. Kasir yang tadinya ramah langsung menoleh ke belakang, wajahnya berubah menjadi bengis, keluar bulu-bulu dari badannya, moncongnya bertambah maju, dan dia melolong keras. (warewolf maksud lo?). maaf atas ketidak nyamanan akan kelebayan gue. Pokoknya mbak kasir langsung menoleh dan berteriak.

            “BERGEER GOCEEEEENG!!!!” teriak mbak kasir dengan wajah warewolf

            Dan di penunjuk harga di mesin kasir itu tertulis dengan capslock

            “BURGER GOCENG”

            Serentak seluruh isi KFC terpusat pada gue dan burger goceng gue.

Anjrit padahal gue udah ngomongnya burger deluxe loh. Lagian emang ada yang salah ya dengan burger goceng? Emang segitu hinanya ya burger dengan harga goceng? Kalo emang hina, Kenapa KFC buat produk seperti ini? kenapa mbak itu harus berteriak burger goceng bukan burger deluxe? Kenapa 7 icon pake kacamata gak ada kacanya? Padahal dilema banget loh, namanya kacamata, ya kalo gak ada kacanya? Apa namanya?

            Pokoknya hina lah (antiklimaks)

Senin, 21 November 2011

semua suka makan so nice~ ('_')d

pas kalian pada nonton TV pernah ga si lo nemuin hal hal aneh? iklan misalnya gitu. menurut lo apa iklan yang paling aneh? kalo menurut gue iklan tori tori cheese cracker sih. Maksimal banget anehnya. Dua pegulat dan satu wanita mengepakkan selangkangannya maju mundur. Maksudnya apa?!

aneh maksimal                                                                         

tapi iklan ini cuma ada satu versi dan abis itu ilang. Menurut gue masih ada lagi yang lebih aneh. Lo tau iklan apa?

iklan so nice

ini iklan banyak banget versinya, tapi dengan kualitas yang sama semua. Ini beberapa versi iklan sossis so nice:

versi keong racun: enak loooooh! *suara cempreng*

versi sm*sh: semes suka makan so nice~

versi timnas: gatau siapa aja, pokoknya maksimal

versi gonzales: el loco suka makan sosis so nice (yaterus?!)

pokonya nih ya. Semua yang lagi naik daun tuh masuk ke iklan ini. Paling bentar lagi Diego Michiels juga jadi iklan so nice. Dan tagline nya "(nama bintang) suka makan so nice". simple parah!!!! begitu gue liat iklan ini di tv gue langsung emosi tingkat kepala desa. Muka gue merah, alis gue merengut, mata gue menatap tajam, gigi gue gemeretak. Lalu gue ikut bernyanyi sampai iklan itu selesai.

tapi pada dasarnya nih ya, tujuan dibuatnya iklan itu adalah untuk memperkenalkan produk, untuk meningkatkan penjualan dan untuk mempengaruhi khalayak. Dan gue terjebak pada point yang terakhir. Ya, mempengaruhi khalayak. Gue dipengaruhi oleh iklan ini, psikologi gue di manipulasi, dan tanpa sadar gue menulis tentang iklan itu di blog ini. Jadi dapat dikatakan bahwa iklan so nice adalah iklan yang berhasil

gue gak rela......